Rabu, 24 Juni 2020

Memilih Jenis Investasi Indonesia Berdasarkan Jangka Waktu Investasi


Masyarakat di Indonesia masih minim tentang pengetahuan akan dunia investasi. Minatnya yang tidak terlalu tinggi membuat investasi Indonesia jarang dipilih oleh masyarakat apalagi banyak yang berpendapat bahwa berinvestasi hanya dapat dilakukan oleh masyarakat kelas menengah ke atas saja.
Padahal, investasi sendiri merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan dan melindungi kekayaan dari inflasi. Apalagi saat ini sudah terdapat berbagai layanan dan produk-produk dari bank yang memungkinkan masyarakat menengah ke bawah untuk melakukan investasi.


Memilih Investasi Indonesia yang Tepat

Terdapat banyak instrumen investasi yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Namun biasanya faktor pertimbangan sebelum memilih instrumen investasi yaitu jangka waktu investasi yaitu investasi jangka pendek dan jangka panjang.

1.       Invetasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek umumnya memiliki periode investasi yang pendek yaitu antara 3 hingga 12 bulan. Imbal hasil yang didapatkan bisa dilihat dan didapatkan selama periode tersebut. Jenis investasi ini biasanya ditujukan bagi mereka yang ingin dana yang tidak digunakan dapat berputar terus dan memberikan keuntungan.

Ciri-ciri investasi jangka pendek yaitu bersifat likuid yang artinya mudah dicairkan atau dijual kembali serta memiliki tingkat resiko yang rendah. Meskipun begitu, imbal hasil yang didapatkan dalam investasi jangka pendek tidak terlalu tinggi. Beberapa contoh investasi jangka pendek yaitu deposito dan reksadana.

2.       Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang membutuhkan 5 hingga 10 tahun lamanya agar bisa mendapatkan imbal hasil yang maksimal. Jadi jangan berharap untuk mendapatkan return yang maksimal hanya dalam waktu 1 tahun. Bahkan ada juga yang hanya berinvestasi jangka panjang tanpa menjualnya kembali.

Keuntungan yang didapatkan bisa dibilang sangat tinggi sehingga banyak yang tertarik melakukan investasi jangka panjang. Namun kekurangannya, resiko investasi jangka panjang juga cukup tinggi bahkan dapat mengalami kerugian selama beberapa tahun pertama. Contoh investasi jangka panjang yaitu investasi emas dan saham.

Investasi Indonesia yang mengalami pertumbuhan setiap tahunnya dikatakan karena kemudahan berinvestasi yang diberikan. Apalagi sudah dapat berinvestasi dengan modal yang kecil yaitu dana minimum Rp 500.000 di Bank HSBC Indonesia. HSBC memberikan masyarakat kemudahan dalam berinvestasi dengan berbagai fitur dan layanan yang lengkap di mana produk investasi yang ditawarkan dapat dipilih sesuai kebutuhan nasabah.

Investasi ini sangat perlu dikerjakan semenjak awal untuk menyiapkan keperluan yang terencana atau yang tidak terencana di hari esok. Dengan lakukan investasi, Anda akan memperoleh pendapatan penambahan tanpa ada perlu buka usaha sendiri. Investasi adalah satu aksi memberikan sumber daya atau modal yang kita punya dengan keinginan dapat memperoleh imbal hasil yang semakin besar di waktu mendatang. Makin cepat Anda mengawali berinvestasi, karena itu keuntungan yang Anda peroleh akan makin besar sebab ada dampak compunding. Kecuali menyiapkan dana untuk keperluan di hari esok, investasi dapat membuat perlindungan asset yang Anda punya dari intimidasi inflasi. Berikut ini Libera akan menerangkan beberapa macam investasi yang bisa Anda pilih serta memberi keuntungan yang lumayan besar.

Itu beberapa macam investasi yang dapat Anda pakai untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Untuk bikin kesepakatan sesuai dengan keperluan usaha, Anda bisa manfaatkan Libera.id untuk salah satunya startup hukum. Dengan Libera.id, Anda dapat lakukan diskusi hukum dengan gratis. Jadi nantikan ditambah lagi? Tanyakan permasalahan hukum serta buat kesepakatan usaha Anda saat ini!

Deskripsi : investasi Indonesia terdiri dari berbagai jenis instrumen investasi yang dapat dipilih sesuai dengan jangka waktu.


0 komentar:

Posting Komentar